KBM SMP SIT FAJAR HIDAYAH KOTA WISATA (24 – 28 JULI 2019)

  1. PEMBELAJARAN AL-QURAN

Mengajarkan al-Qur’an merupakan hak dan kewajiban utama anak yang harus ditunaikan sesegera mungkin oleh orang tuanya, artinya, selama orang tua belum menunaikannya pada anak, sedangkan anak telah cukup umur dan orang tua sendiri tidak mampu maka orang tua berdosa karena belum memenuhi hak dan kewajiban. Namun ketika orang tua tidak atau belum mampu menunaikan tugasnya mengajarkan al-Qur’an, maka orang tua wajib mencari guru atau lembaga yang bisa di percayakan untuk pendidikanya.

Masa anak-anak merupakan masa yang sangat tepat untuk menanamkan rasa cinta kepada al-Qur’an dalam diri mereka. Pada saat yang sama, masa ini pun merupakan langkah pertama bagi anak untuk mencintai al-Qur’an. Walaupun begitu, banyak orang tua yang tidak memberikan perhatian yang cukup terhadap masalah ini, yakni perhatian dalam memilih metode pendidikan dan pengajaran yang sesuai dengan kondisi anak.

Berbagai tanggungjawab orang tua yang paling besar dalam ranah pendidikan adalah pendidikan yang bertalian dengan pembelajaran al-Qur’an. Baik itu membaca, menulis, hingga menghafal dan yang lebih penting lagi sang anak dapat mengimplementasikan apa yang terkandung dalam al-Qur’an. Betapa banyak orang tua yang merasa senang ketika orang tua dapat memetik jerih payah mereka, ketika sang anak mengikuti alur yang diharapkan oleh orang tuanya. Dan tidak diragukan pula bahwa orang tua yang sadar, ia akan terus mencari berbagai metode tahapan-tahapan pendidikan al-Qur’an (baca, tulis, menghafal) yang lebih efektif, sehingga anak akan lebih mudah dalam membaca dan menghafal al-Qur’an. Karena menghafal al-Qur’an bukanlah suatu perkara yang mudah laksana membalikkan telapak tangan. Kerumitan di dalamnya yang menyangkut ketepatan pengucapan dan redaksinya tidak bisa diabaikan begitu saja, sebab kesalahan sedikit saja dapat mengakibatkan kesalahan fatal terhadap makna aslinya. Apabila hal tersebut dibiarkan dan tidak diproteksi secara ketat maka kemurnian al-Qur’an menjadi tidak terjaga dalam setiap aspeknya.

Oleh karena itu sebelum KBM tilawah berjalan siswa ditest oleh pak Hafani terlebih dahulu kemampuan bacaannya untuk memudahkan guru mengklasifikasikan tilawah siswa.

 

Dari hasil test kemampuan bacaan siswa kelihatan mana yang masih bacaannya ditingkat Iqra dan yang sudah layak al-Quran maupun masuk ke group tahfidzh khusus. Bagi siswa yang masih iqra dan yang belum layak untuk ikut tahfidzh khusus, maka siswa tersebut tilawahnya bersama guru kelas atau guru bidang studi dan siswa yang masuk katagori tahfidzh khusus dibimbing oleh guru al-Quran atau guru tahfidzh.

 

Belajar al-Quran tidak hanya belajar secara mandiri melainkan belajar yang harus memerlukan guru, karena dalam belajar al-Quran harus mengetahui kedudukan masing-masing huruf yang tempat dan keluarnya masing-masing huruf berbeda. Proses belajar al-Quran yang bersanad atau yang disebut dengan talaqqi, akan menjadikan pelajar al-Quran benar-benar menguasai al-Quran dengan baik dan benar, karena cara inilah yang mampu menjaga keaslian  pengajaran al-Quran. Oleh karena itu perlu dilakukan berbagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan dan hasil belajar khususnya pada kemampuan membaca dan menghafal al-Quran pada siswa. Di antaranya memilih guru yang berkompeten dalam bidangnya.

Dengan demikian kami berusaha mencoba berbagi ilmu atau tahsin dengan guru-guru yang bukan bidangnya dalam mengajarkan al-Quran dengan pelatihan atau pembekalan tilawah yang diisi oleh pak Hafani yang diadakan setiap sepekan sekali pada hari Jumat sebelum rapat pekanan divisi SMP.

 

 2. PEMBELAJARAN BAHASA ARAB

Guru pelajaran bahasa arab di SMP ada dua guru syaikh hisyam kelas 8 & 9, pak syaifullah kelas 7.

  1. PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS

Guru pelajaran bahasa inggris di SMP ada dua guru Mr. Petrik dan Ms. Dian

  1. PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA

Guru pelajaran bahasa Indonesia dengan bu Tari

  1. PEMBELAJARAN FAHMUL QURAN / PAI

Guru pelajaran FQ dengan pak Hafani

Keunggulan Konsep FQ

  1. Keterpaduan segenap nilai-nilai utama Al Qur’an dalam semua aspek dan proses pembelajaran
  2. Keseluruan nilai utama Al Qur’an dengan proses pembelajaran dinamis dan kreatif akan menjadi pembentukan karakter generasi Aceh masa depan
  3. Pendalaman melalui aplikasi, simulasi, diskusi, proyek, aktifity, permainan dll
  4. Menerapkan metode pendidikan internasional dapat membuat siswa lebih mudah memahami materi dan menikmati pembelajaran
  5. Pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam dan bermuatan Islami
  6. Kompetensi dasar dapat dikembangkan lebih baik dengan mengkaitkan mata pelajaran lain dengan pengalaman pribadi siswa dan tidak ada ujian formal
  7. Siswa mampu lebih merasakan manfaat dan makna belajar karena materi disajikan dalam konteks tema yang jelas
  8. Siswa mampu lebih bergairah belajar karena dapat berkomunikasi dalam situasi nyata, untuk mengembangkan suatu kemampuan dalam satu mata pelajaran sekaligus mempelajari matapelajaran lain
  9. Siswa secara tuntas dan menyeluruh memahami ajaran Islam dengan benar dan komprehensif

 

  1. KEGIATAN JUM’AT PAGI “MEMBACA SURAT AL-KAHFI”

Siswa membaca surat al-Kahfi bersama-sama di depan kelas/koridor yang dibimbing oleh pak Hakim.

Keutamaan membaca surat al-Kahfi :

  1. Menghindarkan diri dari fitnah dajjal

Umat islam yang membaca surat Al-Kahfi pada Hari Jumat akan menghindarkan dari fitnah Dajjal. Nabi Muhammad SAW bahkan bersabda bahwa jika seorang manusia rajin membaca surat AL- Kahfi tidak hanya di hari jum’at saja maka dia akan terhindar dari fitnah dajjal yang keji.

Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مَنْ قَرَأَ سُوْرَةَ الْكَهْفِ فِي يَوْمِ الْجُمْعَةِ سَطَعَ لَهُ نُوْرٌ مِنْ تَحْتِ قَدَمِهِ إِلَى عَنَانِ السَّمَاءَ يُضِيْءُ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَغُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَ الْجُمْعَتَيْنِ

“Siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka akan memancar cahaya dari bawah kakinya sampai ke langit, akan meneranginya kelak pada hari kiamat, dan diampuni dosanya antara dua jumat.” (HR. Abu Bakr bin Mardawaih)

 

  1. Mendapatkan Ridho dari Allah SWT

Umat islam di dunia ini mengharapkan berkah dan rahmat Allah SWT dalam hidupnya. Dengan mendapatkan berkat, ridho dan rahmat Allah maka hidup manusia akan semakin tentram dan damai. Membaca surat Al Kahfi dapat mendekatkan kita pada ridho Allah dan mendapatkan cahaya berkah serta menghilangkan penyebab hati gelisah.
Sebagaimana diriwayatkan dalam sebuah hadist bahwa Rasullullah SAW bersabda :

“Siapa yang membaca surat Al-Kahfi, maka jadilah baginya cahaya dari kepala hingga kakinya, dan siapa yang membaca keseluruhannya maka jadilah baginya cahaya antara langit dan bumi.” (HR Ahmad)

  1. Diampuni Dosanya oleh Allah SWT

Setiap manusia pasti memiliki dosa dan khilaf baik yang disadari maupun tidak disadari. Setan akan berusaha dengan sekuat-kuatnya untuk menjebak dan memperdaya manusia dalam berbuat dosa sehingga manusia bisa menjadi teman mereka di neraka kelak. Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang mau bertobat dan salah satunya adalah dengan membaca surat Al Kahfi. Diriwayatkan dalam sebuah hadist bahwa Rasullulah SAW bersabda bahwa :

‘Siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at maka akan memancar cahaya dari bawah kakinya sampai ke langit, akan meneranginya kelak pada hari kiamat, dan diampuni dosanya antara dua Jum’at.’”

  1. Dijaga dari gangguan setan

Setan adalah musuh terbesar manusia dalam beramal soleh dan berbuat kebaikan. Setan membawa keburukan dalam hidup manusia dan kita sebagai manusia perlu mewaspadainya. Manusia yang jatuh dalam godaan setan akan terjerumus pada lubang kenistaan dan masuk dalam keburukan.Setan juga akan berusaha mengajak kita berbuat mungkat dan membisikkan hal-hal yang dapat menghapus amal ibadah manusia. Setan juga mengajak kita untuk menyekutukan Allah dan hal itu merupakan salah satu dosa yang tak terampuni oleh Allah SWT

 

  1. Disinari Cahaya Kebaikan

Umat islam yang membaca surat Al Kahfi baik di hari jum’at atau hari yang lain akan diberikan pahala dan ganjaran serta disinari oleh cahaya kebaikan serta diberkahi dengan syafaat di hari pembalasan sama seperti keutamaan Ar Rahman . Cahaya tersebut akan diberikan Allah SWT di hari kiamat dan cahaya tersebut akan memancar dari kedua telapak kakinya hingga sampai ke langit. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surat AL Hadid ayat 12 yang berbunyi

يَوْمَ تَرَى الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ يَسْعَى نُورُهُمْ بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَانِهِمْ

 “Pada hari ketika kamu melihat orang mukmin laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka.(QS. Al-Hadid: 12)

Demikian kegiatan belajar mengajar SMP  pada pekan pertama belajar (pekan ke-4 dari tanggal 24 – 28 Juli 2017)   yang penulis dapatkan dari guru yang bersangkutan terutama foto-foto selama kegiatan berlangsung sehingga penulis bisa merangkumnya. Kami menyadari masih ada kekurangan, walaupun demikian kami terus meningkatkan mutu pendidikan di SMP dengan terus belajar dan berinovasi dan menerima masukan kritik dan saran yang membangun untuk peningkatan berbagai mutu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *